Tingkatkan Produksi Pertanian, Dinas Pertanian Malinau Tanam Bersama Kelompok Tani

0
74

Malinau – Dalam upaya memberikan motivasi kepada para petani untuk semakin bersemangat menggeluti profesinya, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malinau bersama PPL mengadakan tanam bersama kelompok tani Apau Bilit Desa Long Loreh, Sabtu (03/11/18).

Sebelum melaksanakan tanam bersama, Kepala Dinas Pertanian bersama Tim CSR PT. BDMS/MA mengadakan dialog dengan para petani terkait dengan program pembangunan pertanian di Malinau Selatan.

Kepala Dinas Pertanian Ir. Kristian Muned. MT dalam dialog tersebut mengatakan bahwa profesi petani merupakan pekerjaan yang sebetulnya menjanjikan, hanya saja banyak para orang tua tidak serius menyiapkan anaknya untuk menjadi petani yang handal.

“Tidak ada orang tua kita yang menyuruh anaknya jadi petani tetapi lebih sering jadi dokter, profesor, teknik dan sebagainya. Padahal petani sesungguhnya profesi yang menjanjikan” ungkap Muned.

“Harus kita pahami bahwa komoditi beras sampai kapanpun diperlukan manusia. Khusus untuk Kabupaten Malinau saja, konsumsi beras nilainya mencapai Rp. 110 milyar pertahun belanja dengan hitungan kebutuhan beras perorang pertahun sebanyak 114 kilo pertahun” jelas Muned.

Sementara itu Paulus, Ketua Kelompok Tani Apau Bilit Desa Long Loreh merasa sangat senang dengan kunjungan Dinas Pertanian ke lokasi sawah kelompok tani yang dipimpinnya.

“Kami sangat senang dengan kunjungan ini. Perlu kami sampaikan bahwa ada beberapa tempat kelompok tani belum ada hand traktor untuk mengolah tani.

Kami merasa belum maksimal menggunakan pupuk khususnya terkait cara pemakaian dan jadwal. Begitu pula penggunaan racun rumput agar bisa bantu kami” ungkap Paulus.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian mengatakan bahwa Pemerintah Desa bisa alokasikan dana desa untuk mendukung kegiatan pertanian di desa. Beberapa desa sudah melakukan hal tersebut diantaranya Desa Sentaban, Long Bila dan Kenipe di Kecamatan Malinau Barat.

Selain itu, implementasi 3 program unggulan daerah yang salah satunya adalah beras daerah (Rasda) juga sudah dirasakan oleh petani di Kecamatan Malinau Selatan tepatnya Desa Long Loreh Kabupaten Malinau.

Faisal Apui (57) Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan Kecamatan Malinau Selatan adalah salah satunya yang sudah merasakan manfaat program Rasda tersebut.

Faisal Apui yang ditemui di pondok pinggir sawahnya di Long Loreh pada Sabtu (03/11/18) mengaku telah menjual gabah hasil sawahnya ke Perusda Intimung sebanyak 934 kilo pada bulan Oktober 2018 lalu.

Menurut Faisal, sebagai petani dirinya merasakan peningkatan kesejahteraan meski baru sekali ini menjual gabah ke Perusda. Oleh karenanya Faisal akan mendorong kelompok tani di Malinau Selatan untuk lebih bersemangat menanam padi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here