Rumah Panggung : Bukan Solusi Atasi masalah Banjir di kota Samarinda

0
7

Kalimantantv.com – Postingan di akun instagram Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda yang berjudul “Patut Ditiru, Rumah Panggung Bebas Banjir di Pemuda III” banyak dapat kritikan dari netizen Kota Samarinda.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Siswadi menyebutkan bahwa dirinya tidak yakin itu keluar dari pengambil kebijakan Pemkot Samarinda.

“Menatanya seperti Pemkot harusnya tidak memberikan izin untuk mendirikan bangunan di wilayah resapan air,” ucapnya Sabtu (30/5/2020).

Lebih lanjut, ia menyampaikan jika solusinya rumah panggung, mau berapa meter tinggi rumah tersebut dibangun? Menurutnya, itu bukanlah sebagai jawaban.

“Solusi terbaik adalah banjir di Samarinda harus terkoordinasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan pemerintah kota,” ucapnya.

Menanggapi  komentar dari netizen, dia sepakat untuk mengatasi banjir bukan berarti mengubah bangunan, tetapi bagaimana menata bangunan.

Untuk penanganan air terutama Ilir dan ulu termasuk Karang Asam tidak bisa dikerjakan oleh Pemkot Samarinda sendiri, harus ada sinergi yang sangat intensif antara pemerintah provinsi karena memang itu wilayah pembangunan provinsi.

Termasuk pemerintah pusat yang sekarang lagi merevitalisasi Bendungan Benanga, yaitu wilayah sungai.

Diketahui, dari Kementerian PUPR ada anggaran Rp 100 miliar lebih yang sekarang lagi dikerjakan Pemkot Samarinda. (ist/jw-kk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here