Pengambilan Sumpah 45 Anggota DPRD Samarinda Periode 2019 – 2024 Dipimpin Alpad Syarif

0
39

Samarinda, Kalimantantv.com – Anggota DPRD Kota Samarinda masa jabatan 2019-2024 ditetapkan sebanyak 25 orang melalui rapat paripurna Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Samarinda. Pembacaan surat keputusan dan sumpah janji dipimpin oleh Ketua DPRD Samarinda periode 2014-2019, Alphad Syarif, di Gedung Olah Raga Segiri Samarinda, Senin (26/8).

Seperti diketahui bahwa PDIP dan Partai Gerindra masing-masing mendapat delapan kursi. Sedangkan Partai Golongan Karya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat mendapatkan masing-masing lima kursi. Sementara itu menyusul, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) masing-masing merebut empat kursi. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendapatkan tiga kursi, sedangkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dua kursi. Paling buncit adalah Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) yang hanya memperoleh satu kursi.

Dalam rapat paripurna tersebut, Siswadi dari Partai PDIP Perjuangan, ditunjuk sementara sebagai Ketua DPRD Kota Samarinda, setelah partainya memperoleh delapan kursi, bersama dengan partai lainnya yaitu, Partai Gerindra. Siswadi akan didampingi oleh Wakil Ketua DPRD sementara Alphad Syarif dari partai Gerindra.

Ketua DPRD Sementara Siswadi mengatakan, dirinya berjanji akan bekerjasama dengan Alphad Syarif. Alpad berasal dari Partai Gerindra, sementara Siswadi dari PDIP. Partai Gerindra dan Partai PDIP mendapatkan jumlah yang sama yakni delapan kursi di DPRD Samarinda.

“Tugas dan fungsi dewan adalah fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan-kebijakan di dalam maupun pada bidang-bidang pembangunan yang dilaksanakan oleh pihak eksekutif. Ia berjanji akan dapat bekerjasama dengan wakil ketua untuk mempersiapkan berbagai keperluan sebelum pembentukan susunan dan perangkat DPRD Kota Samarinda yang definitif,” kata Siswadi.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan anggota DPRD Kota Samarinda ini sengaja mengambil tempat di GOR Segiri Samarinda karena undangan yang hadir mencapai lebih dari 600 orang dan tidak mencukupi kapasitas aula milik DPRD Samarinda, yang selama ini dipakai untuk sidang paripurna.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here