Menyikapi Kelangkaan Minyak Goreng Komisi II DPRD Samarinda Gelar Hearing

0
7

KALIMANTAN.TV – Akhir-akhir ini minyak goreng mengalami kelangkaan yang terjadi di seluruh wilayah Kalimantan Timur. Masyarakat mulai mengeluhkan kelangkaan minyak goreng yang sudah berlangsung cukup lama.

Menyikapi hal ini Komisi II DPRD Samarinda melakukan hearing bersama Dinas Perdagangan terkait kelangkaan minyak goreng dan dilaksanakan di Ruang Utama Gedung DPRD Samarinda.

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Subandi yang memimpin jalannya kegiatan tersebut menjelaskan, hearing kali ini bertujuan untuk menindaklanjuti keluhan serta menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kelangkaan minyak goreng yang terjadi beberapa waktu belakangan ini.

Ia menyampaikan berdasarkan keterangan dari Dinas perdagangan Samarinda, kelangkaan minyak goreng ini terjadi akibat para agen dan distributor yang hanya mengirim 1 kontainer saja setiap bulan, padahal sebelumnya pasokan minyak yang dikirim mencapai 10 kontainer setiap bulannya.

Subandi menjelaskan, pihak agen distributor memang memesan 10 kontainer minyak goreng setiap bulannya dan dirasa cukup untuk kebutuhan warga Kota Samarinda, namun ang dikirim pihak perusahaan yang memproduksi minyak goreng hanya 1 kontainer.

“Kalau 1 kontainer saja pasti tidak cukup untuk kebutuhan warga Samarinda. Masalah itu yang membuat minyak goreng menjadi langka,” ucap Subandi.

Ia mengatakan bahwa permasalahan minyak goreng ini sudah menjadi permasalahan di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, pihak Dinas Perdagangan akan menggatinya dengan minyak curah. Sebagai alternatif. Pemkot Samarinda akan mendatangkan minyak curah dari Balikpapan yang akan dakomodir oleh Perusahaan Daerah Pergudangan dan Aneka Usaha (PDPAU).

Subandi berharap Pemkot Smarinda melalui PDPAU dapat segera melakukan eksekusi rencana tersebut, agar pasokan minyak goreng bisa terpenuhi dan dibagikan ke masyarakat melalui RT masing-masing. (ist/ktv/dy*xa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here