Menteri KKP Dukung Program Ekonomi Biru Dari Maratua Untuk Indonesia

0
78

Kalimantantv.com – Berau – Sakti Wahyu Trenggono selaku Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia dalam sambutannya, mengatakan bahwa laut memiliki potensi besar untuk kesejahteraan masyarakat dan saat ini masyarakat harus cerdas untuk menjadikan lautan sehat dan produktif memberikan manfaat sosial, kesehatan, ekonomi dan lingkungan yang baik.

Melihat bahwa adanya tekanan kegiatan kejahatan manusia dengan penangkapan ikan yang berlebihan, hingga banyaknya sampah di wilayah Indonesia, Maka Mentri Kelautan dan Perikanan menyambut baik perencanaan Ekonomi Biru di Kepulauan Maratua, Kalimanan Timur sebagau contoh upaya pelestarian laut dan pembangunan ekonomi masyarakat pesisir pertama di Indonesia.

Saat ini, lautan di kawasan Indonesia, termasuk di kawasan pulau terluar dan berbatasan dengan Negara tetangga seperti Filipina dan Malaysia, tengah menghadapi tekanan besar. Seperti, kegiatan IUU-Fishing dan kejahatan kemanusiaan di laut, masalah sampah laut, penangkapan ikan yang berlebihan, serta perubahan iklim.

“Oleh karena itu saya menyambut baik pencanangan ekonomi biru di Kepulauan Maratua, Kalimantan Timur ini sebagai proyek percontohan upaya pelestarian laut dan pembangunan ekonomi masyarakat pesisir. Sekaligus saya juga mengharapkan proyek percontohan serupa dapat dikembangkan didaerah potensial lainnya di Indonesia sehingga dapat menghasilkan manfaat ekonomi yang sangat tinggi termasuk dari sektor pariwisata bahari” Ucap Sakti Wahyu Trenggono.

Meski demikian, Mentri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono mengingatkan, bahwa program Ekonomi Biru tersebut juga perlu berkoordinasi dengan multisektoral dan multi stakeholder bersama seluruh komponen pemerintahan yang ada agar bisa memenuhi syarat akan implementasi Ekonomi Biru.

“diperlukan adanya koordinasi dan kerja sama multisektoral dan multi stakeholder bersama seluruh komponen pemerintahan dan masyarakat dalam memenuhi prasyarat implementasi Ekonomi Biru. Prasyarat ini meliputi prinsip ekonomi biru (kesehatan laut, pemanfaatan berkelanjutan, Kesetaraan, Pembangunan ekonomi, dan kesadaran masyarakat), inovasi dan kreatifitas, regulasi serta kelembagaan yang diperlukan dalam penerapan konsep ekonomi biru secara utuh” ujar Sakti.

Tak heran, Menteri Kelautan Dan Perikanan mendukung program ekonomi biru di Indonesia, dimulai dari pulau terluar, pulau maratua.

Sementara itu, Pendiri James Michel Foundation – Presiden ke-3 Seychelles sekaligus penggagas ekonomi biru – mendukung launching of Blue Economy di Kepulauan Maratua, Kaltim yang diresmikan gubernur Kalimantan timur Isran Noor.

Dalam sambutannya secara daring, berdurasi 5 menit 55 detik, menjelaskan bahwa program ekonomi biru bukan hanya membantu meningkatkan perekonomian masyarakat lokal, tetapi juga membangun perekonomian pemerintahan daerah dan negara. Serta memperhatikan lingkungan laut.

“Ekonomi biru dapat diartikan sebagai kegiatan ekonomi lintas sektor yang berkaitan dengan samudra, laut dan pesisir. Ekonomi biru menyatukan ekonomi, lingkungan, dan masyarakat sambil tetap memperhatikan kebutuhan untuk melestarikan keutuhan lingkungan laut dan warisan untuk generasi sekarang dan generasi mendatang” ungkap James Alex Michel.

Tapi satu hal yang pasti, kedua Negara bisa mendapatkan keuntungan dari ekonomi biru. Ekonomi biru bukan hanya sekedar konsep konservasi lautan, tetapi lebih kepada memelopori perekonomian negara melalui pengelolaan laut dan sumber daya yang bertanggung jawab. Lautan dan sumber ekosistem laut yang dikelola dengan baik akan memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan bagi masyarakat pesisir, serta berkontribusi pada produk domestik bruto.

“ini keuntungan dua Negara dari pengelolaan sumberdaya laut. Dengan penghasilan inovasi pengelolaan laut yang ekonomis serta berdasarkan konservasi,” jelas Alex.

Selanjutnya, ia menyampaikan bahwa dirinya akan memberikan dukungan penuh, dan menjadikan Kepulauan Maratua sebagai model perekonomian biru di Indonesia.

“Bapak Mentri, Gubernur, dan Pemerintah Daerah Kalimantan Timur yang terhormat, pada kesempatan ini, saya sampaikan dukungan saya terhadap model percontohan ekonomi biru di kepulauan Maratua di Provinsi Kalimantan Timur yang mana kami akan membuat rencana proyek dan penggalangan dana untuk ekonomi biru di kepulauan Maratua untuk kepentingan pemerintahan daerah, dan untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir di pulau yang masih asli ini” jelas James.

James Alex Michel selaku Pimpinan Yayasan James Michel Foundation itu memberikan ucapan terimakasih atas undangan untuk bekerjasama dala program Ekonomi Biru di Kepulauan Maratua, Kalimatan Timur. (ica/dik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here