Maraknya Penjual BBM Eceran, Komisi II DPRD Minta Tindak Lanjut

0
1

Kalimantantv.com – Pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) POM Mini dan eceran di Samarinda semakin marak dan terlihat semakin berisiko. Laila Fatiha sebagai anggota Komisi II DPRD Samarinda berharap adanya pihak berwenang untuk menindaklanjuti hal tersebut.

Karena dapat dilihat bahwa terdapat korban jiwa akibat penjualan BBM Eceran sehingga perlu ada penanganan mengenai penjualan BBM secara ilegal.

“Terakhir di jalan AW Syahranie beberapa hari lalu sampai menimbulkan korban jiwa, kita sudah sampaikan dari awal jangan menunggu ada kejadian baru mau menutup,” jelas Laila.

Komisi II DPRD Samarinda sebelumnya telah memanggil stakeholder guna membahas terkaot perdagangan BBM eceran dan POM mini oleh masyarakat di Samarinda. Berdasarkan pertemuan Pertamina Patrela Niaga wilayah Kaltimtara, jajaran pemerintah kota seperti dinas perdagangan Komisi II menyatakan bahwa hal tersebut ilegal.

“Penyaluran BBM yang resmi hanya di SPBU atau depot lainnya yang diberi kewenangan resmi, di luar itu ilegal termasuk yang dijual oleh masyarakat,” ujarnya.

Laila juga menyatakan bahwa perlu adanya konsolidasi untuk mengatur sebuah formula untuk peredaran BBM dan praktik POM mini. Karena kasus seperti jalan AWS dapat merugikan nawa orang lain.

“Kami telah meminta Pertamina menyampaikan BBM eceran dan POM mini itu ilegal, tapi tidak hanya secara lisan, perlu ada surat yang ditembuskan kepada pemkot dan DPRD sebagai penegasan,” tegasnya. (ist/jw-kk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here