Maraknya Pembangunan Tidak Sesuai RTRW, Pemerintah Kota Samarinda dinilai Kurang Tegas

0
8

Kalimantantv.com – Anhar Anggota Komisi II DPRD kota Samarinda menyampaikan bahwa banyaknya pembangunan di kota Samarinda yang tidak memiliki izin dan tidak  sesuai dengan Rencana Tata Ruang dan Wilayah kota terkait pemanfaatan lahannya. Bahkan pembangunan tersebut yang menjadi pemicu tidak kunjung redanya banjir.

Bangunan yang dikritisi oleh Anggota Komisi II DPRD ini adalah bangunan Perumahan Alaya, Jalan Bukit Alaya Kecamatan Samarinda Utara. Anhar menyebut Perumahan Alaya yang memiliki luas sekira 2.500 meter persegi dengan 554 unit rumah itu, ternyata membuat kolam retensi yang tidak cukup untuk menampung air.

” Tidak sesuai dengan lahan yang dia kupas dan kolam penampungan air yang dia bangun itu,” Pungkasnya.

Anhar menjelaskan hal ini terjadi murni karena kelalaian pemerintah dalam melakukan pengawasan terhadap kegiatan pematangan lahan dan pembangunan perumahan yang mengakibatkan banjir.

“ Bagaimana banjir mau selesai kalau pembangunan kawasan perumahan maupun pematangan lahan saja tidak di awasi,”. Tegasnya

Ia juga turut menyinggung bangunan yang  berada di bantaran Sungai Mahakam, dimana seharusnya daerah tersebut  menjadi kawasan lindung. Anhar berharap agar walikota Samarinda dapat segera menindak lanjuti terkait  Organisasi Perangkat Daerah yang tidak memberi pengawasan dalam aspek perizinan.

“ saya yakin Walikota baru bisa mengatasi masalah ini, dengan kemampuan yang dimiliki,” tuturnya. (ist/ktv/ym*le)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here