Komisi I DPRD Samarinda Soroti Permasalahan Lahan Aset Bengkuring

0
5

Kalimantantv.com- Komisi I DPRD Samarinda mendorong Pemkot Samarinda melakukan langkah tegas terhadap oknum penjual aset lahan seluas 18 hektar di perumahan Puspita BengkuringSamarinda Ulu.

Anggota komisi I DPRD Samarinda, Afif Rayhan Harun menjelaskan  Pemkot harus menemukan oknum tersebut yang menurutnya telah merugikan warga setempat yang telah membeli tanah pemkot tersebut.

“Bukan warga yang seharusnya disalahkan dalam perkara ini, maka oknum penjual tanah itu kepada warga harus diselidiki atas tumpang tindih lahan yang terjadi,” ujar  Afif saat diwawancarai awak media, Minggu (14/11/2021).

Pemkot Samarinda sendiri saat ini sedang menyelediki kasus tersebut, Pemkot juga telah memproses pengajuan sertifikat atas lahan yang akan digunakan sebagai kolam retensi pengendali banjir itu ke Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Saya yakin walikota akan tegas mencari oknum nya siapa, jadi bukan warga nya yang disalahkan, karena ini termasuk mafia tanah,” ujar Afif.

Afif Rayhan Harun menilai tindakan yang dilakukan oleh oknum penjual telah merugikan banyak pihak. Termasuk apabila hal yang dilakukan memenuhi unsur pidana, maka harus ditindak tegas. Apalagi lahan itu akan menjadi salah satu proyek strategis pemerintah kota Samarinda dalam penanganan banjir di kawasan Bengkuring dan sekitarnya

DPRD juga tengah melakukan hal yang sama, melalui pansus aset, anggota dewan sedang menginventarisir aset pemkot dan akan memberikan rekomendasi kepada Pemkot Samarinda untuk membentuk peraturan daerah (Perda) tentang aset.

“Kita akan terus mendukung langkah pemkot dalam hal pengamanan aset, terlebih aset ini akan digunakan untuk kepentingan umum yang vital, maka masalah ini harus diselesaikan,” pungkas Afif. (ist/ktv/ym*le)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here