Ketua Komisi II DPRD: Pemerintah Harus Perhatikan Keadaan Ekonomi ditengah PPKM Level 4

0
5

Kalimantantv.com – Memasuki tahun kedua pandemi Covid-19 pemerintah terus melakukan berbagai cara untuk menekan angka Covid-19. Kali ini pemerintah menerapkan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) yang berdasarkan instruksi Walikota Samarinda Nomor 6 Tahun 2021 akan diperpanjang hingga 23 Agustus 2021.

Hal itu menarik perhatian dari Ketua Komisi II DPRD, Fuad Fakhruddin. Ia menyatakan bahwa keadaan ekonomi masyarakat terlihat memprihatinkan dan sudah seharusnya pemerintah mempertimbangkan keadaan ekonomi masyarakat apabila PPKM Level 4 diperpanjang.

Ketua Komisi II tersebut juga merasa bahwa selama PPKM semua sektor terkena dampak yang cukup besar. Sebagai contoh pembatasan jam kerja atau jam operasional yang berdampak pada penghasilan sektor kuliner.

“Sekarang kalau ada yang mengatakan ekonomi mengalami peningkatan, itu bohong besar. Karena sudah jelas semua pada teriak, tapi takut sehingga tidak bisa berbuat banyak masyarakat ini,” Fuad mengkritik.

Ia juga menyarankan agar pemerintah dapat lebih memperhatikan warga yang terpapar. Juga warga sehat dan sakit, karena ia menganggap bisa saja virus Covid-19 tidak terdeteksi. Selain itu ia juga menekankan bahwa satu-satunya solusi yang harus didahulukan oleh pemerintah adalah dengan memperbanyak distribusi vaksinasi Covid-19 serta tujuan bantuan sosial yang tepat.

“Kalau pemerintah berkewajiban memperhatikan betul – betul ekonomi sekarang, tidak perlu uber – uber masyarakat  yang sehat. Yang lebih diperhatikan seharusnya yang sakit. Apabila hanya PPKM saja yang berlaku, kasus positif Covid- 19 malah melonjak,” ucapnya.

“Karena apa ? Semua stres. Jadi yang menular itu bukan karena virus corona. Yang menular sekarang orang yang stres karena nggak punya uang,” tegasnya pada media (ist/jw-kk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here