Honorer DLH Dan DPRD Kota Samarinda Jadi Jumlah Terbanyak Perampingan Pegawai

0
6

KALIMANTAN.TV – Perampingan pegawai di lingkungan pemerintahan saat ini sedang berjalan. Pegawai tidak tetap harian (PTTH) dan pegawai tidak tetap bulanan (PTTB) di Kota Samarinda menjadi target.

Sejak 5 September 2019 pemerintah kita telah menetapkan penghentian pengangkatan bagi PTT. Berdasarkan data jumlah awal PTT di Samarinda sebanyak 6.123 orang. Hingga saat ini telah tercatat sebanyak 1.009 PTTB dan PTTH yang tidak mendapat perpanjangan kontrak.

Honorer yang terverivikasi sebanyak 4.910 orang, tidak terverivikasi 204 orang, tidak lolos passing grade 230, dan penerima SK di atas 2019 sebanyak 1.009 orang. Honorer yang memasuki masa pensiun berusia di atas 58 tahun ada 91 orang.

Ali Fitri sebagai plt Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia ( BKPSDM) Samarinda mengatakan bahwa uji kompetensi pegawai kontrak telah dilakukan. Hal tersebut bertujuan untuk mengukur kemampuan PTT di Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dirinya menjelaskan penataan kembali saat ini tidak hanya karena kehususan peraturan namun ada juga pegawai yang tidak lulus dan tetap dipanggil karena kebutuhan.

Sekretaris BKPSDM Muslimin mengatakan, pihaknya dalam proses melakukan evaluasi pegawai yang tidak efektif bekerja dan pegawai yang diangkat di atas tahun 2019. Dirinya juga menjelaskan bahwa jumlah pegawai terbanyak dipangkas adalah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebanyak 357 orang. Namun ia juga menegaskan bahwa dari jumlah tersebut honorer yang mengantongi SK sebelum 2019, sebanyak 100 orang dipanggil kembali untuk dipekerjakan kembali.

Selain itu honorer di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda menduduki peringkat kedua terbanyak pemangkasan PTT. Dari sekitar 400 orang PTT dipastikan hanya 195 orang yang akan diperpanjang. Sementara sisanya tidak mendapat perpanjangan kontrak.

“Berdasarkan analisis jabatan di DPRD itu hanya memerlukan 143 orang, sementara yang lulus 195 orang. Jadi ada 52 orang yang akan disebar ke OPD lain,” sambungnya.

Menurutnya, pegawai yang telah memasuki usia pensiun, walaupun lulus kompetisi tetap tidak akan diperpanjang. Dan yang tidak lulus kompetisi masih bisa dipertimbangkan. (ist/ktv/dy*xa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here