DPRD Samarinda Sebut Berkurangnya Jatah Vaksin Untuk Guru dapat Menghambat Pembelajaran Tatap Muka

0
4

KalimantanTv.com – Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti menyebutkan, Berkurangnya Jatah Vaksin Untuk Guru  dapat Menghambat Pembelajaran Tatap Muka di samarinda.

dari data yang ada sekita 14 sekolah yang mengajukan proses belajar tatap muka atau pembelajaran secara offline, namun hanya 4 sekolah saja yang siap diberlakukannya pembelajaran sekolah tatap muka, yaitu SD 42, SMP 42, SMP Nabil Husen dan SMP Islamic Center.

Melihat dari jumlah pengajar atau guru yang banyak di kota samarinda, namun yang sudah mendapatkan vaksi hanya 323 dari total 8.952 guru yang ada disamarinda.

“Sementara ini memang sangat kurang vaksin yang didistribusikan dari pusat untuk Samarinda, sedangkan sesuai intruksi presiden, Juni 2021 nanti semua sekolah sudah melakukan proses belajar mengajar tatap muka, tapi kenyataannya masih banyak guru yang belum menerima vaksin,” ungkapnya.

Sementara ini, kata Puji ada 50 sekolah yang akan mengajukan sekolah tatap muka dan akan bertahap sesuai kesiapan, yaitu hal fasilitas protokol kesehatan.

Puji berharap permerintah pusat segera mendistribusikan vaksin secara merata agar mendukung program sekolah tatap muka. Oleh karena itu, guru perlu dipriotitaskan untuk menerima vaksinasi. Orangtua, wali murid pun berkeinginan bahwa sekolah tatap muka mendatang aman, yaitu dari guru telah divaksin dan fasilitas protokol kesehatan juga harus lengkap.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here