DPRD Kota Akui Pemerintah Maksimal Hadapi Covid-19

0
6

Kalimantantv.com – Sampai dengan tanggal 1 September 2020, kasus positif virus corona atau COVID-19 di Kota Samarinda belum juga menurun. Sebelumnya pada akhir bulan April 2020 lalu, Pemkot Samarinda melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Samarinda terus berusaha memutus rantai virus pandemi. Salah satunya dengan menerapkan WFH atau Work From Home.

Kemudian pada pertengahan Juli 2020, tim gugus tugas memberikan kelonggaran kepada masyarakat untuk melakukan relaksasi tahap 3 dimana hal itu bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Hasilnya, bertambah 43 kasus positif dengan total keseluruhan 981 kasus.

“Selaku Pansus Covid-19, setelah diterapkannya fase relaksasi pada bulan Juli 2020, bertujuan untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat,” ucap Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti yang juga menjadi Panitia Khusus atau Pansus gugus tugas percepatan pengananan COVID-19.

Ketua Komisi IV DPRD itu juga percaya bahwa semua upaya telah dilakukan dengan baik oleh pemerintah, itulah mengapa diterbitkan Perwali Nomor 38 dan Perwali Nomor 43 yang mengatur tentang protokol kesehatan.

“Mengapa masih banyak penambahan, salah satunya karena masyarakat sudah jenuh dengan keadaan. Juga perlunya peningkatan sosialisasi Perwali tersebut,” imbuhnya. (ist/jw-kk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here