BI KALTIM SIAPKAN 4,12 TRILIUN UNTUK PENUKARAN UANG JELANG IDUL FITRI

0
10

Kalimantantv.com – 21 April 2021

SAMARINDA – Kepala PerwakilanBank Indonesia (BI) Kalimantan Timur, Tutuk S.H Cahyono menyampaikan sejak 12 april 2021 BI menyiapkan uang tunai senilai Rp 4,12 Triliun guna memenuhi kebutuhan masyarakat Kaltim, memberikan pelayanan penukaran Uang Peringatan kemerdekaan 75 Tahun RI (UPK 75) dengan bekerjasama 139 kantor bank untuk pelayanan penukaran. Hal ini dilakukan dalam rangka Ramadhan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

“BI Kalimatan Timur menyiapkan Uang Pecahan Kecil (UPK) senilai Rp 302 Miliar dan Uang Pecahan Besar (UPB) Rp 3,82 Triliun” ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimatan Timur, Tutuk S.H. Cahyono.

Realisasi tersebut mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp 1,24 Triliun atau setara dengan 43,3% (yoy). Hal itu didorong sebagai bentuk berbaikan ekonomi sejak semester II 2020, terutama untuk peningkatan konsumsi rumah tangga atau kebutuhan belanja masyarakat yang membutuhkan uang tunai.

Layanan itu difokuskan melalui loket perbankan bank umum maupun BPR yang bekerjasama dengan semua Bank di 334 titik kantor bank, untuk menjadi tempat penukaran uang dan tersebar di 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur. Penukaran dimulai tanggal 12 April sampai 11 Mei 2021, sejak pukul 09.00 – 14.00 WITA.

“Penukarkan bisa melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia atau melalui perbankan yang telah ditunjuk” jelasnya.

Masyarakat juga bisa menukarkan dan memesan UPK 75 jelang Idul fitri 1442 H yang akan datang, melalui aplikasi PINTAR. Sesuai peraturan Bank Indonesia No.22/22/PBI/2020 tentang Pengeluaran Uang Rupiah Khusus, UPK 75 merupakan alat pembayaran yang sah di seluruh wilayah NKRI. Maka penukaran bisa dilakukan sekali dalam sehari dan bisa dipesan kembali hari berikutnya.

“Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan UPK 75 melalui Bank Indonesia, bisa terlebih dahulu melakukan pemesanan melalui aplikasi penukaran PINTAR (https://pintar.bi.go.id) dengan menggunakan satu KTP untuk menukarkan maksimal 100 (seratus) lembar perharinya dan jika ingin memiliki lebih banyak pemesanan bisa dilakukan pada hari berikutnya” jelas Tutuk S.H Cahyono.

Pelayanan tersebut diberikan secara gratis, dengan harapan memudahkan masyarakat dan meminimalisir peredaran uang palsu. Selain itu, BI memberikan kesempatan kepada masyarakat utuk bisa mendapatkan Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun RI (UPK 75) yang dicetak terbatas. Masyarakat dapat menggunakan UPK 75 untuk bertransaksi, pemberian THR, mahar pernikahan, dan dapat disimpan sebagai koleksi, sebab Uang Peringatan Kemerdekaan hanya dikeluarkan empat kali dalam sepanjang sejarah.

Untuk meminimalisir kontak fisik dan mengurangi kemungkianan transmisi virus covid-19, pihak BI akan terus menghimbau masyarakat untuk beralih menggunakan transaksi nontunai (digital banking, uang elektronik dan QRIS), serta mengedukasi masyarakat untuk cinta, bangga dan paham (CBP) rupiah, yaitu dengan merawat uang sebaik mungkin, bangga rupiah sebagai simbol kedaulatan negara serta Paham Rupiah dalam konteks menggunakan Rupiah untuk bertransaksi secara bijak. (Dika/ica/ktv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here