MALINAU, Memiliki Empat Program Studi (Prodi) dengan lulusan Sarjana Terapan atau D-IV, Poltek Malinau (Poltekmal) masih mengupayakan rampungnya Dua Prodi yang belum terakreditasi. Kedua Prodi tersebut yakni Manajemen Informatika dan Budidaya Tanaman Perkebunan.

Jajaran Direksi Poltekmal pun menggelar Rapat Koordinasi pada Senin (18/2) siang, bersama Yayasan Pendidikan Intimung selaku pemilik, serta para Dewan Pembina.

Ditemui usai rapat, Ketua Yayasan Pendidikan Intimung, Uleh Ibo mengatakan, Kedua Prodi yang belum terakreditasi hingga kini masih terus berproses. Pasalnya, proses akreditasi yang diajukan Poltekmal harus mengantri di Badan Akreditasi Nasional – Perguruan Tinggi (BAN-PT).

“Januari (2019) kemarin kami mendatangi BAN-PT untuk mempertanyakan pengajuan akreditasi untuk Prodi Manajemen Informatika dan Budidaya Tanaman Perkebunan. Informasinya saat ini ada 2.500 pengajuan akreditasi yang masuk di BAN-PT, dan baru 449 yang sudah terjadwal untuk proses,” jelas Uleh Ibo.

Dirinya menyebut, saat ini hanya Prodi Manajemen Informatika yang sudah terjadwal untuk proses akreditasi yang rencananya akan dilakukan assesmen pada Maret nanti. “Ya, Manajemen Informatika masuk daftar 449 yang terjadwal, dan mulai proses pada Maret (2019) nanti,” ucapnya.

“Sementara untuk Prodi Budidaya Tanaman Perkebunan, belum bisa dipastikan kapan jadwalnya. Karena proses akreditasi, mekanismenya mutlak dari pemerintah pusat dalam hal ini adalah BAN-PT,” terang, Uleh Ibo sembari memperlihatkan berita acara pertemuan yayasan bersama dengan BAN-PT.

Terpisah, Wakil Direktur I yang menangani Bidang Akademik, Yohanis Sirante menuturkan, proses pengajuan akreditasi tidak mudah seperti yang dibayangkan kebanyakan. Pasalnya, ada beberapa tahapan yang harus dilalui diluar daripada kelengkapan administrasi.

“Jadi bukan hanya administrasi saja, proses penilaian akreditasi itu juga melihat Sumber Daya Manusia (SDM) baik dari jumlah Mahasiswa maupun tenaga pengajarnya. Serta kelengkapan proses pembelajaran. Dan akhir Tahun 2018 sudah kami lengkapi dan kami kirimkan borang-nya (berkas pengajuan akreditasi) tinggal menunggu proses assesmen dari BAN-PT,” tutup Yohanis.

Sebelumnya, sejumlah mahasiswa melakukan aksi demo mempertanyakan akreditasi Prodi di Poltekmal. Bahkan aksi demo yang belakangan dilakukan mahasiswa di Kota Tarakan belum lama ini, juga menuntut pergantian Direktur Poltekmal, yang dianggap tak mampu merampungkan soal akreditasi Dua Prodi di Poltekmal. (*/san)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here