Aspirasi Di Desa Yang Masuk Musrembang Harus Direalisasikan, Ini Harapan Salah Satu Anggota Komisi III DPRD Samarinda

0
7

Samarinda – Kegiatan serap aspirasi rakyat (Reses) DPRD Kota Samarinda telah dilaksanakan oleh seluruh anggota DPRD Samarinda.

Salah satu anggota komisi III DPRD mengatakan di balik pelaksanaan reses itu, yang harusnya menjadi perhitungan adalah hasil dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan atau Musrembang.

Berapa yang masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang ada untuk masing – masing 10 Kecamatan yang ada di Samarinda.

“Karena saya melihat sekarang ini sangat berbeda, ketika melakukan reses, seluruh proposal dilimpahkan ke dewan semua”. Ujarnya

Yang menjadi pertanyaan sekarang hasil dari Musrenbang itu apa, sehingga ada kesan bahwa legislatif yang seharusnya bertugas sebagai pengawas, kini menjadi eksekutor atau pelaksana,” ujarnya saat diwawancarai Awak media. Rabu(24/11/2020).

Anhar juga mengatakan, setiap anggota dewan digelontorkan dana reses hanya Rp. 1,5 miliar pada setiap APBD murni.

Seperti, di Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, ada 2 anggota dewan lalu mempunyai aspirasi per tahun Rp 2,5 miliar murni dan perubahan, maka berarti dalam 1 tahun hanya Rp 5 miliar saja.

Bandingkan dengan kecamatan lain yang mempunyai anggota dewan lebih banyak, bahkan ditambah adanya unsur pimpinan.

“Sehingga ini harus dibenahi ke depannya, ini yang penting menurut saya. Mekanisme pembenahannya bagaimana, aspirasi dari kelurahan dan kecamatan, yang masuk dalam Musrenbang betul-betul harus direalisasikan dengan baik,” ujarnya kader fraksi PDIP tersebut.

“Dengan demikian, ini juga menjadi PR seluruh anggota dewan, bagaimana masalah pelaksanaan hasil Musrenbang ini ada hal-hal yang harusnya diperbaiki”,tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here